Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, Tim PDWA Prodi Biologi ULM Ajarkan Pengelolaan Sampah di Kalangan Pelajar

 

Kegiatan edukasi kreatif: siswa belajar mengolah sampah plastik menjadi kerajinan tangan.


temanmedia.id, BANJARMASIN - Dalam upaya mendukung program Sekolah Ramah Lingkungan, Dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SDN Sungai Jingah 6 Banjarmasin, Jumat (22/8/25).


Kegiatan tersebut menyasar siswa dari kelas 1 hingga 6, dengan tujuan memberikan edukasi kepada para siswa melalui tema "Pelatihan Pengelolaan Sampah di SDN Sungai Jingah 6 Untuk Melatih Sikap Peduli Lingkungan".


Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) ini dirancang dalam tiga tahap utama, yakni penyuluhan, praktik pemilahan sampah, serta pembuatan kreasi dari sampah plastik.



Ketiga tahapan tersebut bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan keterampilan pengelolaan sampah sejak dini sebagai bagian dari budaya peduli lingkungan. Yang dimulai dengan penyuluhan di dalam kelas mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik.


Ketua Tim PDWA Prod Pendidikan Biologi FKIP ULM, Nurul Hidayati Utami menuturkan bahwa penyampaian materi dirancang semenarik mungkin agar mudah diserap oleh siswa. Salah satunya dengan penggunaan media visual dan pendekatan interaktif yang sesuai dengan usia mereka.


"Kami menyampaikan konsep pemilahan sampah dengan pendekatan yang sesuai usia siswa, agar lebih mudah diingat dan dipraktikkan," ujar Nurul.


Setelah tahapan penyuluhan selesai, lanjut Nurul, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lingkungan sekolah.



Dalam sesi ini, siswa diajak untuk menerapkan pengetahuan yang baru saja didapat dengan memilah sampah ke dalam bak sampah berwarna hijau untuk sampah organik dan kuning untuk sampah anorganik, yang telah disiapkan oleh tim pengabdian.


“Melalui praktik ini, siswa bisa merasakan langsung bagaimana cara memilah sampah dengan benar. Harapannya, pengalaman ini bisa membentuk kebiasaan baik dalam menjaga kebersihan dan peduli lingkungan,” ujarnya.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para siswa diajak untuk menuangkan kreativitas mereka dengan membuat tempat pensil dari botol plastik bekas. Dalam sesi ini, siswa bekerja secara berkelompok, didampingi oleh tim pengabdian dan guru, untuk mengolah sampah anorganik menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai guna.


“Kami memilih kerajinan tempat pensil karena hasilnya bisa langsung digunakan oleh siswa dalam keseharian. Selain melatih kreativitas, ini juga mengajarkan bahwa sampah bisa diubah menjadi sesuatu yang berguna,” tambah Kaspul, salah satu anggota tim dosen.


Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Kepala SDN Sungai Jingah 6, Sutrisno, S.Pd., yang menilai program tersebut sangat mendukung visi sekolah menuju Sekolah Ramah Lingkungan.


“Kegiatan ini sangat sejalan dengan misi kami. Anak-anak tidak hanya diberi teori, tetapi juga dilatih keterampilan praktis yang bisa mereka terapkan secara nyata. Ini adalah langkah konkret membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini,” ungkapnya.


Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, tim pengabdian juga menyerahkan fasilitas berupa bak sampah pilah kepada pihak sekolah.



Diharapkan langkah ini dapat menjadi pondasi bagi pengembangan program lingkungan hidup yang lebih luas dan berkesinambungan terhadap para siswa di sekolah tersebut.


Adapun kelompok tim PDWA Pendidikan Biologi FKIP ULM ini terdiri dari dosen dan mahasiswa, yakni Nurul Hidayati Utami, Muhammad Zaini, Kaspul, Aulia Ajizah, Bunda Halang, M. Arsyad, dan didukung Maulana Khalid Riefani, Ulya Ruwaida, Opik Prasetyo, Rina Oktaviana, serta Zevira Fransisca Aurora.

Post a Comment

أحدث أقدم